Review Toyota Agya oleh Media Otomotif Filipina… gimana impresinya menurut mereka?

Melalui ekspor ke Filipina dengan nama Wigo, toyota meyakinkan konsumen indonesia bahwa Agya kualitasnya teruji. Namun apa kata orang Filipina sendiri?

Pagi lur….

Mungkin sudah tidak asing lagi bahwa Toyota Agya telah diekspor ke Filipina dengan nama Toyota Wigo… namun semenjak ekspornya Agya selama kurang lebih sebulan barulah penuliz menemukan review dari Agya ini… oh ya nama di Filipina bukan Agya lagi deng… oke jadi penuliz nemu review Wigo ini dari Autoindustriya.com… media otomotif Filipina.

post4555_5

Gimana impresinya menurut mereka… langsung saja… kompor gassssss… :mrgreen:

Untuk sebuah hacthback entry level…. yah city car…. mereka sangat apresiasi engineer yang membuat Wigo ini… kenapa? sebab dibandingkan membuat supercar yang bisa berkreasi bebas di desain dan mesin bisa jor joran… kalo city car [apalagi LCGC] mereka harus menjawab tantangan untuk membuat desain indah… mesin efisien… dan itu semua disetting di titik harga yang sangat sensitif.

post4555_24

Dan menurut mereka, finishing Toyota Wigo ini terlihat apik dan tidak murahan, mulai dari muka depan, samping, belakang bahkan velg… mungkin hanya door handle dan side moulding yang kurang berkenan membuat penampilannya kurang menawan. Hehehe wajar untuk penekanan biaya… walaupun door handle yang ditarik ke atas masih ada yang pake loh, 200 juta keatas pula… yaitu Honda Jazz RS, ngga banget ya 😆

post4555_1

Masuk ke kabin yaa… mulai terasa bahwa interior Wigo ngga bisa dibilang bagus, tapi ketolong sama desain dashboard yang ngga spartan. Setir pun menurut mereka mirip sama setirnya Toyota FJ Cruiser [penuliz setuju sama yang satu ini]. Nah yang membedakan Agya dan Wigo ada pada double DIN-nya yang model layar lebar touchscreen dengan DVD/USB/iPod-ready… bahkan bisa untuk navigasi… tinggal beli antena dan SD card saja.

post4555_11

Soal kenyamanan 5 orang bisa saja duduk di Wigo asalkan 3 orang di belakang bukan orang orang obesitas. Duduk di bangku belakang pun tetap nyaman walaupun agak tegak daripada Vios. Namun dengan posisi tempat duduk tegak membuat volume bagasi bisa memuat 5 galon air tanpa kendala.

post4555_2

Kabin yang didesain serba plastik, dashboard yang simpel, kursi baris kedua yang ngga terlalu waw desainnya, kursi baris pertama yang bucket seat-like. Memang kentara banget untuk menekan cost namun dirasa wajar… yah Price is what you pay, value is what you get… sesederhana itu :mrgreen:

post4555_19

Soal mesin yah 1KR dengan 1000 cc ini tanpa VVT-i pun dianggap wajar… untuk 2 penumpang mesin ini masih memadai , namun bila lebih dari 2 baru kentara agak lebih lambat sedikit akselerasinya. Soal handling seperti layaknya city car… mobil ini memang jago di perkotaan.

post4555_3

Soal konsumsi bahan, Autoindustriya mencatat konsumsi 16 kilo per liter saat melaja 80 kpj di luar kota [tanpa hambatan]. Sedangkan di dalam kota saat malam hari dengan 2 orang menyentuh di angka 12 kilo per liter. Dan saat jam macet menyentuh angka 10 kilo per liter. 😐

post4555_8

Overall, bagi Autoindustriya…. bagi orang yang sudah pernah nyemplak Altis, Vios [dan menurut ane Avanza], membawa Wigo pasti sangat terasa bahwa mobil ini serba downgrade… sejatinya memang bukan disetting untuk konsumen yang sudah pernah nyemplak mobil dengan level diatas Wigo [seperti Avanza, Yaris, Vios, Innova, Altis, dll.] Mobil ini memang pure didesain bagi keluarga yang selama ini mondar mandir di luar pakai motor… dan disetting untuk konsumen yang membutuhkan mobil karena kepikiran kalo istri dan anak kehujanan pas naik motor ya kasihan… yang penting baru… murah ngga apa apa…. sesederhana itu 🙂

post4555_6

Intinya mobil ini adalah mobil pemula bagi orang yang mencoba invasi ke Roda 4. 😀

Nah bila masih penasaran reviewnya Autoindustriya bisa main KESINI.

Nyetir sehat pasti pintar, salam gendjooooooooooosssss…….!!!

This entry was posted in City Car, Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

0 Responses to Review Toyota Agya oleh Media Otomotif Filipina… gimana impresinya menurut mereka?

  1. Kobayogas says:

    Parahnya, LCGC nya gak kena, karena kudu Pertamax… so? hehehe

    http://kobayogas.com/2014/03/22/lagi-silaturahim-itu-membawa-berkah/

    btw ini desain murni Toyota atau Pug Spa ya?

  2. Daris says:

    double DIN-nya bagus tuh

  3. mas huda says:

    Ternyata lumayan memuaskan ya

  4. 4G92Mivec says:

    Harga lebih mahal disana, mungkin sudah banyak yang diupgrade dari Agya 🙂

    http://4g92mivec.wordpress.com/2014/03/21/ford-fiesta-1-0-l-ecoboost-meluncur/

  5. mariodevan says:

    Tpi harganya tetep aja mahal, mending beli jass second hahahha

    Satu lagi Overpriced Motorcycle di launching! kawasaki esmeralda, Eh estrela? whatever! http://t.co/oivhZhRwfG

  6. Kabin yang didesain serba plastik, dashboard
    yang simpel, kursi baris ketiga yang ngga
    terlalu waw desainnya, kursi baris pertama
    yang bucket seat-like. Memang kentara
    banget untuk menekan cost namun dirasa
    wajar…
    —————————————————–
    Toyota agya a.k.a wigo.. Kursi baris ketiganya dimana ya om..?
    Diatas kabin kali ya.. Hehehehe.. 😀

  7. aanhamzah says:

    nang kono regane piro yo?

  8. budi s says:

    Koq malah bagusan wigo ya, audionya touch screen, kaca belakang pakai wiper. Toyota deskriminasi utk pasar indon, padahal produksi di indon, yg di ekspor malah lebih bagus….. Penjajahan di negeri sendiri……..

    • Yudakuzuma says:

      kalo disamain ntar harganya melambung mas… disana kan ngga ada kelas LCGC…. mirip brio lah… di thailand yg dijual model2 kayak satya, kalo di indonesia ada versi 1300cc nya :mrgreen:

  9. gaplek mania says:

    apakah pake abs? soale di pt bikin type part identik tapi ada dudukan sensor absnya

  10. ari says:

    dashboardnya jadi sedikit berkelas karena double dinnya 😀

  11. Maskur says:

    woh kesannya baik
    eh iya Filipina setir kiri ya

  12. tipikal LCGC kayak agya gini klo ditabrak dlm kecepatan tinggi bisa kebelah dua kiri & kanan … kayak kasus tabrakan hebat brio di thailand yg sampe kebelah dua kiri & kanan… seimbanglah dgn what you pay is what you get .. jgn sok jagoan klo naik mobil ginian

  13. reireirei says:

    Di MID nya mobil abang ane Agya, dalkot surabaya macet2 dapet 1:15 km/l pake pertamax dan gak peduli eco mode..

Leave a Reply