Kelanjutan Mobnas, Garansindo Berniat Invest 100 Milliar Untuk Esemka!

Esemka mempunyai niat yang penuh untuk memajuikan industri otomotif indonesia, namun memang dana menjadi kendala

Yudakusuma.com – soreee luurr….

Membahas soal mobnas lagi nih, kemarin sudah kita singgung tentang rencana pemerintah tentang arah mobnas yang dilakukan rapat terbatas. Untungnya sih wacana ini tertutupi dengan konflik politik yang sedang hangat di media jadi lebih baik bila nggak euforia ya… Dalam rapat kemarin hadir juga perwakilan dari Esemka dan pemerintah menginginkan mobnas sebagai kendaraan niaga. Esemka menyanggupi dan mengakui untuk pengembangan produk, setidaknya butuh Rp.100 miliar. 🙂

Garansindo Logo_Esemka_3D

 

Disisi lain ada kabar mengejutkan dari Garansindo Inter Global, ATPM Fiat – Chrysler dan Zero yang berniat mengguyurkan dana investasi ke Esemka. CEO GIG Muhammad Al Abdullah menjelaskan konsep mobnas sebagai mobil rakyat untuk kebutuhan pedesaan dan perkebunan, konsep Esemka bakal berbeda dengan merek otomotif asing dan mengincar marketshare tertentu. [lihat disini] 🙄

“Rp 100 miliar kami siap. Saya setuju sekali dengan ucapan Menko Perekonomian Sofyan Djalil yang menyebutkan kalau mau menyaingi pabrikan dunia memang sudah telat. Saya mau investasi, diajak join sama Esemka kami siap. Saya mau ketemu dengan pihak Esemka dan Menteri Perindustrian Saleh Husein, untuk mematangkan rencana,” tegas Al Abdullah.

1

Garansindo, perusahaan lokal ini mungkin bagi sebagian orang terlihat asing di telinga kita, tapi sejatinya bagi para petrolhead, sudah lama ATPM ini terdengar kiprahnya. Dahulu di awal 2000an perusahaan ini terkenal sebagai importir umum merk-merk mewah. Namun pada tahun 2014 dengan nama Garansindo Inter Global [GIG] mengukuhkan diri sebagai ATPM merk Chrysler Group di Indonesia yang terdiri dari Chrysler, Dodge dan Jeep. 🙂

0_0_600_0_70_autocar-indonesia-content-Booth Garasindo (1) IMG_0585

Pada tahun 2013 GIG mendatangkan Fiat dan pada tahun 2014 GIG memberanikan menjual Alfa Romeo. Otomatis, GIG menjadi ATPM Fiat Chrysler Automobiles. Setelah itu GIG juga menjadi ATPM Zero Motorcycles, sebuah kendaraan listrik buatan Amerika Serikat. 😉

1424033Zero-2780x390

Perihal investasi 100 miliar ini, Garansindo sudah menelepon pihak Esemka dan menurut Direktur Teknik SMK Budi Martono pihak Garansindo terlihat sangat antusias dengan proyek mobnas sebagai angkutan pedesaan ini. Pihak Esemka menerima dengan baik niat dari Garansindo ini. Langkah berikutnya, Garansindo akan segera mengunjungi pihak Esemka dalam waktu dekat pada bulan Maret ini. [lihat disini] 😀

So kenapa Garansindo terlihat antusias terhadap proyek ini? Rupanya niat memajukan industri nasional sudah terlihat dari awal saat Garansindo memboyong Zero Motorcycle ke Indonesia. GIG mengatakan mereka mempunyai visi untuk membuat sepeda motor merk indonesia dengan teknologi listrik. [lihat disini] CEO GIG Muhammad Al Abdullah yang akrab disapa Memet pun terbang ke jerman bulan februari ini untuk bertemu mitra pemilik teknologi sekaligus transfer teknologi. Rencananya pun akan segera dibangun pabrik untuk memproduksi sepeda motor yang diproduksi lokal dan merek indonesia ini. 🙄

LC62k56Tix

Bagaimana dengan Fiat Chrysler nantinya terhadap Garansindo? Memet  mengatakan bahwa Garansindo dengan Esemka ini tidak ada hubungannya dengan Fiat Chrysler sebab ini bukan masalah dagang, hanya murni ingin mengembangkan merek lokal tersebut. Untuk Esemka sendiri Memet tidak menargetkan muluk-muluk, cukup menjadi kendaraan operasional BUMN dan kementrian-kementrian. Hm, terlihat relevan ya…. 😉

"Jika dikombinasikan dan dapat dukungan pemerintah, Esemka akan besar, hanya masalahnya adalah pemerintahannya itu sama tidak pemikirannya dengan presiden dan kita. Kalau semuanya sama, bisa sukses ini proyek, kasarnya tidak usah bikin proyek yang macam-macam, cukup Esemka dengan market tertentu seperti pedesaan, dalam kota, angkutan umum dan lain sebagainya sudah sangat cukup," tuntasnya.

"Kalau misalnya bisa kerja sama sama Esemka kan bagus berarti. Kalau ada yang berani investasi tentunya akan kita dukung," ungkap Menteri Perindustrian, Saleh Husin kepada beberapa awak media di Bekasi, Jumat (27/2/2015).

10521370_505286126238826_8073899002777379875_n

Menurut penuliz, kerjasama ini oke juga sebab visi dan misi Garansindo dan Esemka sejatinya sama, memajukan merek otomotif nasional. Garansindo yang awalnya start dari sepeda motor juga mendorong Esemka membangun mobil pedesaan. Secara track record, Garansindo memang tidak diragukan karena sudah cukup lama berkecimpung di dunia otomotif. Plus… mungkin saja loh ilmu dari Fiat dan Chrysler yang diserap Garansindo juga bisa memberi sumbangsih kepada produk Esemka nantinya. Impian sepeda motor nasional bertenaga listrik mungkin bisa saja digarap bareng oleh Esemka. :mrgreen:

Yah ini masih prematur memang… namun penuliz harap kerjasama yang terjalin bisa membuat mobnas melangkah satu step lagi dan tidak sekadar membuat mobil semata. Bagaimana menurut sedulur? 🙄

Nyetir sehat pasti pintar…………. Salam gendjoooooooooooossss………..!!!

Source : nasional.kompas.com, oto.detik.com

This entry was posted in MPV, SUV, Truck / Double Cabin and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

16 Responses to Kelanjutan Mobnas, Garansindo Berniat Invest 100 Milliar Untuk Esemka!

  1. mas sareh says:

    semoga sukses masih ada pengusaha yang peduli untuk kemajuan industri otomotif dalam negeri, cara pandang masyarakat harus dirubah harus bangga dengan produk bangsa sendiri, jangan keuntungan terus dibawa ke jepang kita cuma sebagai karyawan dan buruh bukan pemilik industri mobil, lihat kemajuan PT PAL dan PINDAD. dukung ESEMKA UNTUK Anak negeri

  2. SANSINNO.COM says:

    kenapa ya bro..setiap kali mendengar berita yang berbau produk nasional saya selalu pesimis..?? 😀

  3. the comment says:

    mantap klw pnya mobil pickup, truk nasional mesin turunan jeep yg trkenal tenaga badaknya dn mesin bandel anti banjir, josss gandos saya dukung

  4. mansarpost says:

    yuuuupp,, saatnya kendaraan listrik maju, kalo bisa indonesia (lokal) yang mempelopori kelahirannya di dalam negeri, jangan sampai keduluan jepang..

    http://mansarpost.com/2015/03/04/modifikasi-headlamp-nmax-155-dengan-soul-gt-125-soto/

  5. mantab bisa jadi esemka 4×4 😀

  6. ndesoedisi says:

    Bagus sudah ada yang mau investasi, tinggal tunggu dukungan penuh dari pemerintah neh 🙂

    http://ndesoedisi.com/2015/03/04/otomotif-adalah-industri-strategis-harus-ada-campur-tangan-pemerintah/

  7. Mantab says:

    Indonesia sejak taon 80an kan sdh punya mobnas namanya KIJANG dan sampe skr msh survive.
    Kalo memang mau bikin mobnas jgn ada “CAWE-CAWE” berlebihan dr pemerintah nanti nasibnya akan sprti proton malaysia yg skr hancur krn “CAWE-CAWE” dr pemerintah dicabut.

  8. vario125 says:

    jangan membahas soal kendaraan listrik dulu karena rintangan nya akan sangat besar, mulai dari bumn (pertamina) sampe perusahaan asing. tau sendiri kan kendaraan listrik tidak butuh bbm, oli, de el el. nah ini akan membuat perusahaan seperti pertamina kehilangan ‘mata pencaharian’ dan yang kena juga pemerintah sendiri

    konsentrasi kendaraan niaga untuk pedesaan dulu. imho..

  9. Ariefin Satriaji says:

    Yang menjadi pertanyaan ialah. Kenapa yang sadar cuma PT. GARANSINDO aja yang hanya pemain baru di bidangnya? Sedangkan raksaksa penjajah indonesia di bidangnya PT. ADM dan TAM tidak mau menginvest produk lokal. Padahal mobil buatan mereka murni produksi sini, cuma cap aja jepang.

  10. Nasib anak smk…semoga ada yang investt

Leave a Reply