Wawancara Suzuki : “Masih Banyak Kejutan Yang Menanti Tahun 2017”

Yudakusuma.com – Sebagai pabrikan yang mencoba bangkit dari kevakuman yang cukup lama, Suzuki terus menunjukkan peningkatan yang positif. Hal ini ditandai dengan gelaran Suzuki Bike Meet 2017 dimana tidak hanya motor lama yang nimbrung. Motor baru seperti GSX-series sangat mendominasi tempat ini, karena dulu apabila ada Jambore Suzuki pasti yang mendominasi malah Satria FU atau Thunder.

Yup memang untuk tahun 2017 ini kita tidak bisa pungkiri bahwa GSX-series menjadi model yang sukses untuk kancah Suzuki. Bahkan model ini bisa menahan penjualan Yamaha R15 sekalipun yang sudah menyematkan lebih banyak fitur. Meski GSX-R150 belum bisa menjegal sang raja Sportbike Honda CBR150R namun progress sekarang sebagai landasan awal sudah lebih baik. Seandainya Suzuki rajin “memoles” GSX-R150 tiap tahun, saya rasa waktu bakal menjawab seberapa laris doi.

Nah itu kan kalau GSX-series, problemnya seperti yang kita tahu bahwa dulu Suzuki paling telmi buat bikin motor baru dan rilis motor baru. Hal ini sangat berbahaya, jangan sampai posisi GSX-series mirip dengan Satria F150 di tahun 2010-an. Dimana bener-bener jadi tulang punggung dan gak ada varian lain selain itu. Apabila mau bertempur maju kedepan tentu saja harus all out ya kan? Nah mumpung ada kesempatan bertanya pas SBM 2017 di Kopeng Salatiga maka penuliz gatel pengen mengeluarkan uneg-uneg. Yuk cekidot…

1. Denger denger Suzuki bakal keluarin matic ya? Seberapa besar niat Suzuki fight di matic?

Kita masih pengen bermain di pasar yang basah, ha gimana wong pasar matic menggiurkan kok, 80% market share adalah matic. Masak kita nggak ikut nimbrung sih disana? hehe… Soal big skutik tunggu lah, yang jelas kita anti mainstream dan jadi first mover. Di saat yang lain masih menggunakan 150 cc, kita akan memaksa pindah ke kelas yang lebih tinggi.

2. Seperti yang kita tahu orang kenal Suzuki karena durability dimana hal itu dikenal pada market kalangan menengah kebawah. Sekarang Suzuki seperti mencoba memaksimalkan pasar hobi (menengah ke atas) dengan GSX, next big skutik dan next trail. Kira kira market menengah ke bawah masih ada rencana buat disentuh atau Suzuki akan seperti Kawasaki?

Kita memang fokus untuk menggarap pasar middle tapi segmen bawah tidak pernah kita tinggalkan. Penjualan motor di Indonesia masih menggiurkan dan kami juga tetap ingin mengejar mass product. Dengan testimoni tersebut kami masih mempercayai bahwa masyarakat masih ada harapan kepada Suzuki. Kita sudah handle dengan Smash, Nex dan Address dan akan terus berlanjut.

3. Apakah dengan source dan RnD indonesia, SIS tidak akan mengimpor motor seperti Inazuma dan Burgman lagi? Nyatanya ada juga produk Suzuki luar negeri yang bikin kepincut biker tanah air.

Kalau rekan rekan coba motor Inazuma pasti tahu rasanya kan? ya enak buat turing, seperti naik sofa, tapi tahu sendiri penjualannya. Lalu bicara soal produk seperti Suzuki China sendiri ada Suzuki GSX250R, ya itu sportbike tapi mesinnya Inazuma, tenaganya tidak seberapa dibanding kompetitor, sehingga menurut kami masih kurang layak untuk masuk Indonesia. Contoh lain Suzuki India, mereka mengeluarkan Intruder 150, modelnya memang gagah tapi apa orang Indonesia puas hanya dengan 150 cc saja? Ya kira kira seperti itu, kita tetap ada kemungkinan untuk mengimpor namun tetap kita survey apa layak atau tidak untuk konsumen Indonesia.

4. Apakah desain dan RnD Suzuki Indonesia akan ikut gaya desain global Suzuki yang kental dengan ciri khasnya?

Kita cukup sering untuk mengimpor motor, sudah ada Address, Suzuki F150 FI dan GSX-series. Untuk Address dan GSX-series bahkan sudah kami impor sampai benua eropa, tentu ada spesifikasi yang sedikit berbeda dengan yang di Indonesia untuk menyesuaikan regulasi mereka, namun bicara soal kualitas hampir sama. Nah bisa dibilang dengan kita diberikan kepercayaan untuk RnD di Indonesia dan impor ke beberapa negara maka gaya desain kita sudah menjadi gaya desain Suzuki global kedepannya. Bahkan kalau mau saya bilang, selera pasar konsumen Indonesia itu sudah menjadi prinsip desain motor untuk pasar global loh mas.

5. Posisi pasar GSX-S150 sedang kurang bagus karena kurang humanis di kelas under 25 juta. Ada langkah kedepan dari Suzuki?

Oh tentu ada, kita memang membuat SBM seperti ini juga dalam rangka menyerap aspirasi dari konsumen Suzuki, biker Suzuki dan dari media juga. Kami sudah mendengar berbagai masukan seperti model Jok yang menyatu dan lampu yang lebih humanis. Ya aspirasi ini akan kita dengar dan tampung. Tunggu saja gebrakan Suzuki ke depan.

6. Trail apa kabar?

Wah ini… Mancing mania…(tertawa) Gini mas, kita semua pake baju dengan warna seperti ini agak tidak biasa. Masnnya pasti paham dong, ya kira kira sedikit sinyal lah ehehehe…

Nah kira kira seperti itu wawancara para media dan blogger dengan para petinggi Suzuki yang hadir di SBM 2017 Kopeng Salatiga. Jujur pertemuan ini memang sangat welcome sekali dan perbincangan sangat hangat karena dari pihak Suzuki antusias dan pihak media lebih antusias lagi. So kalau 2017 Suzuki menggebrak, nampaknya tahun depan bisa 2x lipat euforianya dibanding sekarang. Brace yourself gan…

Nyetir sehat pasti pintar…………… Salam gendjoooooossss……………!!

Baca juga artikel yang lain lur :

This entry was posted in Roda 2 and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply